Pilih kata yang benar:
Superlatives itu cara kita ngejelasin sesuatu yang "paling" atau "ter-". Pas kamu pengen bilang sesuatu itu yang tertinggi di grupnya—kayak mobil "tercepat" atau buku "paling seru"—kamu lagi pake superlative. Ini bantu kamu nunjukin yang terbaik, terburuk, dan segala hal yang ekstrem.
Di modul ini, kamu bakal belajar aturan buat kata sifat yang pendek dan panjang, pentingnya pake kata "the", dan kata-kata nggak beraturan kayak "best" (terbaik) dan "worst" (terburuk). Kamu bakal latihan lewat 25 tantangan yang fokus ke hal-hal paling gede dan paling mantap di dunia.
| Jenis | Aturan | Contoh |
|---|---|---|
| Pendek (1 suku kata) | The + Adj + est | The fastest. |
| Panjang (2+ suku kata) | The most + Adj | The most beautiful. |
| Nggak Beraturan | Bentuk Spesial | The best / worst. |
Jangan lupa kata "The"!
Superlative itu hampir selalu butuh kata "the" di depannya. Karena kamu lagi ngomongin satu hal spesifik yang paling ekstrem di sebuah grup, "the" itu wajib hukumnya. Contohnya: "Mount Everest is the highest mountain."
Kasus yang Sering Bikin Bingung
Hati-hati sama kesalahan umum pas pakai Superlatives. Perhatiin banget kecocokan subjek-verb dan gimana konteks beda bisa ubah bentuk yang bener. Beberapa pola mungkin kelihatan mirip tapi punya perbedaan penting.
Inget kalau konteks itu penting. Struktur kalimat yang sama mungkin kerja beda tergantung kamu lagi ngomongin masa lalu, sekarang, atau masa depan, atau lagi bikin pernyataan atau nanya.
Apa yang Bakal Kamu Latih?
25 latihan ini bakal kasih kamu kalimat-kalimat yang Superlatives perlu dipake dengan bener. Kamu bakal latihan:
Latihan seru lewat tantangan interaktif dan jago grammar tenses step-by-step!
Discussion
No comments yet. Be the first to share your thoughts!